SeputarJonggol.com – Pemerintah Kabupaten Bogor mengumumkan pasien dalam pengawasan (PDP) terkait virus corona atau Covid-19 yang meninggal dunia melonjak drastis. Tim Satuan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor mencatat, pada Selasa (28/4/2020) sampai Rabu (29/4/2020), ada 9 PDP yang dinyatakan meninggal dunia. Rinciannya, pada hari Selasa ada 4 pasien PDP yang meninggal dunia, yakni 3 laki-laki dan 1 perempuan. Mereka berasal dari kecamatan yang berbeda, yakni Kecamatan Cibungbulang, Cigudeg, Jasinga dan Klapanunggal.

Kemudian, pada Rabu terdata ada 5 PDP yang meninggal dunia. Dari jumlah tersebut, 2 di antaranya merupakan bayi berusia 7 hari dan 2 bulan. Masing-masing berasal dari Kecamatan Cibungbulang dan Leuwisadeng. Sedangkan, 3 lainnya yakni laki-laki usia 27 tahun asal Leuwiliang, laki-laki usia 52 tahun juga asal Leuwiliang dan terakhir laki-laki usia 55 tahun asal Jonggol. “Update data monitoring harian kewaspadaan infeksi Covid-19 di Kabupaten Bogor per Rabu pukul 20.00 WIB, pasien PDP yang meninggal dunia mencapai 27 orang,” ucap Bupati Bogor Ade Yasin melalui keterangan tertulis yang diterima media, Rabu. Adapun, total pasien PDP di Kabupaten Bogor berjumlah 1.005 orang dengan rincian 523 orang dinyatakan sembuh dan 455 orang sampai saat ini masih diawasi.

Penambahan pasien positif corona Selain itu, terdapat tambahan 2 pasien positif corona. Rinciannya, laki-laki usia 54 tahun asal Kecamatan Kemang dan perempuan 37 tahun asal Kecamatan Parung. “Kemudian ada 1 orang terkonfirmasi sembuh yaitu laki-laki usia 50 tahun asal Kecamatan Cibinong,” kata Ade. Ade yang juga sebagai Ketua Gugus Tugas percepatan penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor menyebut total pasien positif corona mencapai 114 orang. Dari jumlah itu, 13 orang di antaranya sudah dinyatakan sembuh. Kemudian, yang meninggal dunia sebanyak 11 orang. Sementara 90 orang masih dalam perawatan di rumah sakit. Kemudian, orang dalam pemantauan (ODP) sebanyak 1.314 orang. Rinciannya, 997 orang telah dinyatakan sembuh dan sisanya 317 masih dalam pemantauan. Ade mengimbau supaya masyarakat bisa menaati aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). “Tetap waspada, jaga kebersihan diri dan hindari keramaian. Dengan begitu kita bisa lawan virus corona,” kata Ade. (PY / berbagai sumber)